2009
03.01

Setelah hampir 5 bulan menggunakan paket internet unlimited IM2, akhirnya per 28 Februari 2009 kemarin saya memutuskan untuk “cerai” alias “pegatan” karena kualitas koneksi yang sangat – sangat buruk, kalau gak salah saya hanya menikmati koneksi IM2 dengan baik hanya sekitar 1 bulan pertama, setelah itu koneksi nya benar – benar mengecewakan, kalau ga salah setelah IM2 meluncurkan paket Unlimited Broom.

Di IM2 sendiri saya terdaftar dengan pelanggan postpaid dengan tagihan Rp 172.000 / bulan dengan aturan mendapat kecepatan koneksi “up to” 384 kbps, Unlimited dengan ketentuan kalau sudah mencapai quota 2 Gb maka koneksi akan turun menjadi “up to” 64 kbps. Istilah “Up to”, “Best Effort” hanyalah bahasa – bahasa marketing untuk menarik pelanggan, secara gampang nya artinya adalah “ya kalau dapet 384 kbps ya syukur kalau enggak ya khan udah dibilang Up to, Gitu aja kok Repot (ngambil kata – kata dari Gus Dur)”.  Ya begitulah nasib koneksi internet di indonesia, promonya seh koneksi 3G, 3.5G atau HSDPA.

Kalau dari baca dari Wiki, koneksi 3 G adalah :

  • Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).
  • Sebesar 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).
  • Sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.

Sedangkan kalau 3.5 G adalah :

  • Di lingkungan perumahan teknologi ini dapat melakukan unduh data hingga berkecepatan 3,7 Mbps.
  • Dalam keadaan bergerak seseorang yang sedang berkendaraan di jalan tol berkecepatan 100 km/jam dapat mengakses internet berkecepatan 1,2 Mbps.
  • Di lingkungan perkantoran yang padat pengguna dapat menikmati streaming video dengan perkiraan kecepatan 300 Kbps.

dengan syarat dalam cakupan area 3G dari provider yang menyediakan layanan. Kenyataanya yang didapat sangatlah jauh dari apa yang dijanjikan(huh, kek janji2 politik caleg aja :( ), masih mending kalau bisa connet / dial, pernah hampir 2 hari untuk dial aja susahnya minta ampun, dan kalau bisa dial pun koneksi internetnya lambreta alias lambat sekali dengan kata lain Broadband rasa Dial-Up. IM2 yang tak lain adalah Indosat seharusnya dengan nama besarnya bisa mempertahankan kualitas layanannya tidak melulu profit oriented, kalau ga salah IM2 kebanjiran pelanggan yang katanya sampai 300.000 pelanggan. Koneksi IM2 yang katanya broadband tersebut akhirnya kena batunya juga, sudah hampir 2 minggu kemarin sampai sekarang permasalahan koneksi di bahas hampir tiap hari di detik, dan akhirnya pihak IM2 mengakui bahwa mereka memang sudah kelebihan beban dan menghentikan sementara promosi dan jualan untuk Broom.

Tapi ya sudahlah saya juga tidak mau membahas lebih dalam tentang IM2 toh mereka juga sudah kena batunya sendiri, saya hanya pengen bercerita pengalaman waktu akan memakai dan menceraikan IM2, kalau dirangkum ceritanya akan seperti dibawah ini :

Proses Registrasi dan Honeymoon :

Saat pertama registrasi ke IM2 5 bulan yang lalu kesan saya sungguh terpesona karena setelah saya email ke IM2 untuk registrasi tak lama kemudian saya dihubungi oleh marketing untuk menanyakan ini dan itu, setelah selesai keesokan harinya si marketing meminta janjian untuk mengantarkan kartu perdananya dan juga untuk mencharge kartu kredit saya, pertama saya tidak percaya “masa sech sampe didatengi” tapi memang benar seperti itu, setelah bertemu di Arion, kartu kredit di charge, kartu perdana di serahkan dan selang 1 jam diaktifkan, kemudian langsung bisa OL. Pada waktu itu kecepatan koneksinya sungguh mengesankan, saya lupa untuk menguji di speedtest karena saking senengnya, parameter kenapa dikatakan cepat adalah sederhana saja, ketika streaming video2 di youtube hampir tidak ada lag sama sekali, download juga cepet, blogging lancar.  Koneksi broadband ini saya rasakan kurang lebih 1 bulan, tetapi setelahnya ….ga bisa berkata2 lagi dech, selama 4 bulan setelahnya saya mendapatkan kecepatan koneksi yang byar pyet, dan puncaknya adalah Januari-Februari, dan akhirnya setelah baca2 di detik ternyata tidak cuman saya saja yang mengalami hal – hal demikian. Kalau dipikir2 mungkin bisa di samakan dengan pernikahan, 1 bulan pertama adalah Honeymoon setelah itu ya “Up to” / “Best Effort” alias “kalau pas saya lagi sepi ya saya layani dengan baik kalau saya lagi sibuk ya saya layanin tapi seadanya aja yah:)

Proses Perceraian yang aneh :

Ada yang aneh di proses ini, setelah di detik rame2 memberitakan masalah koneksi IM2 yang byar-pet dak berapa lama koneksi diperbaiki, dan ini saya rasakan 1 hari, koneksi kembali seperti semula waktu Honeymoon, semuanya serba cepat dan membuat saya berpikir ulang untuk memutuskan IM2 tetapi keesokan harinya ternyata koneksi kembali seperti sedia kala, lambreta pooll. Akhirnya dengan mantab saya pergi ke galeri indosat yang ada di sarinah (24 jam) untuk mengajukan sidang cerai, setelah menunggu kurang lebih 15 menit akhirnya saya dipanggil dan kemudian mengisi beberapa berkas2, sempat saya tanya ke customer service nya mengenai hal ini, mereka cuman senyum karena mungkin sudah tidak ada kata2 lagi yang bisa diucapkan untuk menjawab pertanyaan saya. Nah Anehnya, seharusnya saya masih mempunyai 1 tagihan lagi untuk pemakaian 1 Februari – 28 February yang pembayarannya bakal jatuh tempo sekitar akhir Maret, tetapi oleh customer servicenya saya tidak ditagih untuk melunasi, sempat saya tanyakan ke customer servicenya dan mereka bilang bakal ditagih bulan maret, dalam hati saya “ya kalau saya mau bayar, kalau enggak gimana khan kita udah cerai.hehehehe, tapi tenang aja saya tetap akan melunasi semua tagihannya, walaupun bakal agak ditelat2in dikit.hehehehe. khan biar impas :P

Proses Kawin Lagi :

Setelah menyelesaikan perceraian dengan IM2, pada hari itu juga saya langsung menuju pameran komputer di JCC untuk mencari pengganti IM2. Sebenarnya saya sudah melirik ke XL, dan kebetulan sedang ada program baru yaitu XL Unlimited 100.000 “nyambung terus”(PrePaid alias bayar dimuka), sempat saya ke XL Center di Rawamangun ternyata belum tersedia, dan dibilang kalau baru ada di pameran JCC. Setelah sampai di JCC, bayar 5000 masuk pameran, muter2 nyari counternya XL, bayar 100.000 buat beli kartu, Registrasi ke 4444, setting HP sebagai modem, dan akhirnya bisa OL juga, post ini juga saya tulis sekalian mencoba koneksi XL untuk pertama kali. Kecepatan yang dijanjikan hanpir sama dengan IM2 adalah Up to 256 kbps, Unlimited 2 Gb dan setelahnya kecepatan akan turun menjadi 64 Kbps. Dari yang saya baca di detik pihak XL bakal membatasi penggannya sampai 150.000 pelanggan terkait dengan lebar frequensi yang dimiliki XL, kedepannya kita liat saja bagaimana XL menjaga pelanggannya, Berikut tes nya ke speedtest :

Berikut tips – tips yang mungkin berguna bagi pengguna internet :

  • Lebih baik jangan berlangganan internet dengan sistem kontrak, seperti bundling dengan modem dengan membayar cicilan tiap bulannya sampai 1 tahun, kalau ada kasus – kasus seperti diatas dan anda sudah kontrak maka anda tidak akan bisa berbuat apa – apa lagi, hanya menerima koneksi broadband rasa dial-up.
  • Kalau modem 3G masih terasa mahal, bisa menggunakan HP 3G yang murah2.
  • Dalam memilih modem 3G, hindari modem yang menggunakan baterai karena banyak terjadi masalah dengan baterainya, bahkan sebagian besar baterinya kalau sudah lama digunakan bakal menggelembung (bisa meledak kali yah)
  • Jangan tertipu dengan janji2 manis provider, di Indonesia masih menganut paham Up To / Best Effort yang artinya “ya kalau dapet 384 kbps ya syukur kalau enggak ya khan udah dibilang Up to, Gitu aja kok Repot
  • Lebih baik menggunakan PrePaid (bayar dimuka) daripada PostPaid (bayar dibelakang). Dengan menggunakan PostPaid maka apabila kita sewaktu – waktu akan cerai maka tinggal buang aja tuh kartunya, sedangkan kalau PostPaid apabila kita tidak menyatakan cerai maka pakai tidak pakai kita tetap akan di charge sampai kita menyatakan cerai, dan proses cerainya pun tidak semudah proses registrasi, proses cerai harus datang ke customer service provider tersebut, mengisi formulir2, KTP, dll.
  • Gunakan internet secara bijak.

Tulisan ini hanya semata sharing pengalaman saya dan bukan bermaksud untuk membandingkan, menjelekkan dari provider tersebut diatas, dan saya juga tidak terkait dengan pihak manapun. Semoga berguna…

Find me at
  • Facebook
  • Google Bookmarks

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

3 comments so far

Add Your Comment